Fear Street Part 3, Akhir Kisah Trilogy Horror

0
35
Fear Street Part 3

Ekspose.ID – Fear Street Part 3 : 1666 merupakan film bergenre horror supernatural asal Amerika Serikat yang tayang tahun 2021. 

Part 3 ini menjadi angsuran terakhir untuk trilogy yang berjudul Fear Street.

Kedua judul sebelumnya yang sudah tayang di Netflix antara lain Part 1: 1994 serta Part 2: 1978. 

Sutradara yang menggarap film ini ialah Leigh Janiak. 

Ia menulis skenario film bersama dengan Kate Trefry serta Phil Graziadei.

Cerita yang terjadi hadir berdasarkan seri buku berjudul sama hasil karya RL Stine. 

Sementara plot ikut dengan asal usul kutukan tempat bernama Shadyside. 

Seperti apa kisah yang hadir dalam Fear Street Part 3?

Sinopsis Fear Street Part 3

Menjadi film ketiga, Fear Street Part 3 menjadi penutup dari trilogy garapan Leigh Janiak. 

Di akhir cerita Fear Street part 2, Deena bersama Josh akhirnya tahu jika nama asli C. Berman rupanya ialah Christine ‘Ziggy’ Berman.

Ia adalah orang satu-satunya orang yang berhasil selamat dari peristiwa pembunuhan massal di kawasan Camp Nightwing tahun 1978 silam. 

Bukan hanya berhasil selamat, ia juga tahu di mana potongan tangan Sarah Fier. 

Sebab potongan tangan tersebut bisa menghentikan kutukan yang berasal dari sang penyihir.

Bersama-sama mereka bertiga berhasil menemukan potongan tulang tangah Sarah Fier. 

Kemudian mereka menyatukannya kembali bersama bagian tubuh lain yang berada di suatu makam. 

Sayangnya harapan mereka bertiga mengakhiri kutukan tersebut tak berakhir dengan cara yang mudah.

Setelah mengembalikan potongan tangan Sarah Fier, Deena justru terlempar lagi ke tahun 1666 silam. 

Untuk pertama kalinya Deena secara langsung akan menyaksikan apa yang sebenarnya terjadi pada Sarah Fier.

Sampai-sampai Sarah Fier memutuskan mengutuk orang-orang yang berada di sekitarnya. 

Seperti yang penonton ketahui, Sarah masih merasuki Fier. 

Satu-satunya cara untuk terbebas dari kerasukan tersebut adalah mematahkan kutukan yang Sarah turunkan.

Tentu saja pertanyaan penonton tentang akhir babak akhir Fear Street Part 3 akan terjawab saat menyaksikannya.

Trailer Part 3 Fear Street

Untuk anda yang menantikan bagian terakhir dari trilogy Fear Street Part 3, sebelum penayangannya Netflix sudah merilis promo berupa trailer. 

Tayangan trailer tersebut akan membawa penonton berbalik ke beberapa abad sebelumnya. 

Trailer tersebut juga menggoda dengan kisah nyata dari penyihir bernama Sarah Fier yang Elizabeth Scopel perankan. 

Seperti yang terungkap dari trailer baru, tidak ada hal terlewat kala asal usul kutukan tempat Shadyside terungkap.

Dalam trailer tersebut menampilkan sekilas mengenai persidangan serta ekseskusi untuk Sarah Fier. 

Sebab orang menduga adalah penyihir yang mengutuk tempat Shadyside. 

Orang-orang yang setia dari suatu pemukiman setempat sudah menggantungnya.

Kemalangan tempat Shadyside sangat kontras dengan keberuntungan kota sebelahnya yang bernama Sunnyvale. 

Kota tersebut menunjukan terdapat cerita yang lebih dalam daripada hal yang penonton ketahui terdahulunya.

Akan tetapi trailer berhenti sampai situ saja. Cuplikan video tersebut tentu membuat penonton bertanya-tanya apa yang terjadi setelah itu. 

Kendati demikian, penonton sudah bisa menyaksikannya secara langsung penayangan lengkap Fear Street bagian 3.

Pasalnya akhir kisah trilogy tersebut sudah tayang di Netflix pada tanggal 16 Juli kemarin. 

Semua pertanyaan dan misteri yang ada di dua cerita sebelumnya sudah terjawab di Fear Street Part 3.

Cerita Akhir Trilogy Fear Street

Sebagai cerita penutup, Fear Street Part 3 memberikan resolusi dan sejumlah jawaban atas semua peristiwa mengerikan yang terjadi di kawasan Shadyside. 

Kendati demikian, kisah tersebut tetap menghadirkan horror menyenangkan seperti kedua judul pendahulunya.

Melanjutkan cerita sebelumnya, cerita mulai dengan karakter Deena yang masuk ke dalam tubuh sang penyihir. 

Ia kemudian menyusuri cerita sarah yang terjadi di tahun 1666 silam dalam kawasan Union, Yakni kota kecil di Amerika yang kemudian pecah menjadi tempat Shadyside serta Sunnyvale.

Penulis cerita berhasil menyulap part 3 Fear Street sebagai akhir menyenangkan juga mengungkap sejumlah misteri. 

Memang tidak banyak pilihan plot yang penonton temukan, namun ada twist menarik dan dapat pemirsa tebak dalam babak final.

Ketiga film Fear Street sendiri saling berhubungan dengan langkah unik. 

Dengan part tiga terasa menjadi sebuah prekuel serta melanjutkan peristiwa yang terjadi di tahun 1994. 

Serta menutup misteri tentang kutukan dari Sarah Fier dengan cara apik.

Meskipun sedikit lebih slasher daripada kedua film pendahulunya, pihak sutradara membawa gora yang cukup menyakitkan. 

Misalnya saja tubuh tanpa adanya bola mata sampai tangan yang terpotong-potong. 

Adegan tersebut cukup menghadirkan kengerian yang menjadi ciri khas trilogy Fear Street.  

Cerita berakhir dengan Mall Shadyside yang bermandikan neon penuh warna. 

Serta terdapat peran Callback yang menarik pada film pertama.

Transisi tone kusam yang hadir pada tahun 1666 juga mentereng di 1994 menjadi daya tarik tersendiri untuk tontonan film. 

Alur yang dinamis terasa lebih padat pada akhir cerita film. Akan tetapi pertarungan yang ada di akhir cerita terasa mengecewakan saat pengulangan masalah.

Dari ketiga cerita yang sudah bisa penonton saksikan, Fear Street selalu mengeksplorasi tema tentang gender, sosial serta seksualitas. 

Begitu pula dengan Fear Street Part 3 yang mengikat tematis ataupun naratif. 

Sehingga semuanya menjadi jawaban atas semua misteri yang terjadi dalam trilogy film.

Rekomendasi Tontonan Netflix 

Tayangan dengan berbagai genre dapat menjadi pilihan tontonan untuk akhir pekan ini. 

Mulai dari genre thriller, slasher juga horror yang ada dalam kisah Fear Street Part 3 juga sederet judul lain misalnya Deep. 

Ada pula film romantis yang berjudul A Perfect Fit juga bertemakan keluarga More than a Family yang berasal dari Korea Selatan.

Terdapat rekomendasi judul film akhir pekan yang tayang di Netflix untuk menemani akhir pekan pemirsa. 

Seperti judul Deep yang menceritakan perusahaan di bidang farmasi asal Jerman. 

Perusahaan tersebut mencari sukarelawan untuk uji coba penelitian obat baru mereka yang bernama Deep.

Hal tersebut menarik perhatian karakter Jane serta membuatnya bertemu langsung dengan salah satu peneliti yang terlibat. 

Jika seseorang berpartisipasi dalam uji coba tersebut akan mendapat 100 ribu baht yang setara dengan Rp. 45,6 juta.

Tetapi terdapat syarat yakni tidak boleh tidur sedikit pun. Obat pun peneliti suntikkan ke dalam tibuh Jane, Peach serta Cin. 

Akan tetapi situasi berubah saat ketiganya merasakan efek samping obat hingga mereka selalu terjaga.

Mereka pun ingat tentang salah satu syarat yang perusahaan farmasi tersebut sampaikan yakni nyawa ketiganya akan terancam jika tidur selama 60 detik. 

Rekomendasi tayangan berikutnya tentu saja trilogy bertemakan horror yakni Fear Street cerita akhirnya.

Penonton akan menyaksikan cerita mengenai kisah awal kutukan penyihir yang membuatnya berkaitan dengan sederet pembunuhan di film pertama. 

Akhir pekan ini, anda bisa mendapat jawaban misteri dari Fear Street Part 3 serta beberapa judul lainnya yang tayang di Netflix.