Senin, September 20, 2021
BerandaBeritaYuk Intip Keistimewaan Puasa Sunnah Hari Senin

Yuk Intip Keistimewaan Puasa Sunnah Hari Senin

Senin merupakan hari dimana segala aktivitas dimulai, ada yang menyambutnya dengan penuh suka cita ataupun sebaliknya. Namun, hari Senin menjadi hari yang spesial bagi umat Islam yakni sebagai amalan tersendiri dengan melaksanakan puasa Senin. Mungkin diantara kalian ada yang sering melakukannya dan menjadi kebiasaan. Bagi anda yang baru belajar, yuk bersama-sama kita bahas keistimewaan puasa hari Senin.

Mengapa harus Senin? Karena hari Senin merupakan salah satu hari yang sangat penting bagi Rasulullah SAW. Dimana pada hari tersebut merupakan kelahiran Rasulullah SAW, sehingga menjadi peristiwa penting bagi umat manusia dan alam semesta. Maka dari itu, hari Senin dijadikan amalan bagi umat Muslim, dan mencari keberkahan dari Allah Swt.

Serba-serbi Puasa Senin  

Sebagaimana dikutip dari hadits riwayat Imam Muslim, yang menganjurkan umat Muslim untuk melakukan puasa sunnah. Dari Qatadah Al-Anshari RA, Rasulullah pernah ditanya oleh salah satu sahabatnya tentang puasa hari Senin. “Itu (hari Senin) adalah hari kelahiranku, hari kerasulanku atau hari penurunan wahyu kepadaku. (HR.Muslim).

Niat Puasa Senin dan Keistimewaannya

Adapun niat puasa sunnah hari Senin yakni “Nawaitu shauma yaumil itsnaini lillahi ta’ala”. Artinya, “Aku niat puasa sunnah hari Senin karena Allah   SWT”.

Dari ulama mazhab Syafi’i juga menyebutkn. Bahwa puasa sunnah hari Senin pada urutan pertama sebelum puasa sunnah hari Kamis dari lima belas jenis puasa sunnah sangat dianjurkan dalam agama Islam.

Keistimewaan puasa sunnah hari Senin juga ditegaskan dalam Kitab Tuhfatut Thullab atau Syarah Tahrir yang mengutip hadits riwayat At-Tirmidzi dan lainnya. Yang berisi sebagai berikut.

Puasa yang dianjurkan dalam agama Islam berjumlah lima belas. Pertama ada puasa sunnah Senin dan Kamis. Karena Rasulullah SAW memilih untuk berpuasa pada hari Senin dan Kamis. Sebagaimana sabda Rasulullah “Berbagi amal manusia ditampakan di hadapan (Allah) pada hari Senin dan Kamis. Aku senang bila amalku dihadapkan pada saat aku berpuasa”. HR At-Tirmidzi dan lainnya.

“Segala amal perbuatan manusia pada hari Senin dan Kamis akan diperiksa oleh malaikat. Karena itu aku senang ketika amal perbuatanku diperiksa aku dalam kondisi berpuasa” HR At-Tarmidzi.

Dari situlah kita dapat menarik kesimpulan bahwa puasa sunnah Senin dan Kamis sangat dianjurkan bagi umat Muslim sesuai hadits Rasulullah SAW. Baik dilihat dari segi qauli ataupun fi’il. Oleh karena itu puasa hari Senin memiliki keistimewaan dan keberkahan bagi siapun yang menjalankannya.

Kapan Waktu Niat Puasa Senin?

Sebenarnya kapan sih waktu yang tepat untuk niat puasa Senin? Ada yang mengatakan niat puasa dilakukan ketika pagi atau siang hari. Dengan catatan belum makan ataupun minum sejak pagi lalu terbesit keinginan untuk berpuasa.

Sementara kalau puasa wajib misal puasa Ramadhan, puasa qadha, puasa kaffarah atau puasa nadzar. Niat puasanya wajib dilakukan pada malam hari sebelum masuk waktu subuh atau istilahnya tabyitunniyah (memabitkan niat).  Artinya ketika seseorang hendak melaksanakan puasa wajib diharuskan berniat terlebih dahulu. Adapun penjelasan mengenai tabyitunniyahh sebagai berikut.

“Ketentuan tabyitunniyyah ini hanya berlaku pada puasa wajib saja, seperti puasa Ramadhan, puasa nadzar, puasa qadha’, dan puasa kaffarah saja. sedangkan untuk puasa sunnah, seperti puasa Senin dan Kamis, puasa ayyamul biiydh, dan puasa 6 hari bulan Syawwal tidak memerlukan tabyitunniyah. Sehingga asalkan seseorang belum sempat makan dan minum sejak pagi, lalu tiba-tiba terbesit keinginan untuk berpuasa, dia masih bisa melaksanakan puasanya”. Kata Direktur Rumah Fiqih Indonesia, Uztadz Ahmad Sarwat Lc MA.

Manfaat Melaksanakan Puasa Senin

Nah setelah kita mengetahui bagaimana tata cara niat puasa Senin dan kapan waktu yang tepat. Selanjutnya kita akan membahas apa saja manfaat puasa Senin? Simak penjelasan berikut ini.

Hari Diangkatnya Segala Amal

Salah satu anjuran umat Muslim menjalankan puasa Senin karena merupakan hari dimana amal manusia selama seminggu dilaporkan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Maka dari itu banyak dari mereka yang berlomba-lomba untuk memperbanyak amalan hidup.

Dibukanya Pintu Surga

Selain menjadi hari diangkatnya segala amal, puasa Senin juga dijadikan sebagai hari dimana Pintu Surga dibuka. Seperti yang tertuang dalam Hadits Riwayat Muslim dan bersumber dari Abu Hurairah.

“Pintu Surga dibuka pada hari Senin dan Kamis. Setiap hamba yang tidak berbuat syirik pada Allah sedikit pun akan diampuni (pada hari tersebut) kecuali seseorang yang memiliki percekcokan (permusuhan) antara dirinya dan saudaranya. Nanti akan dikatakan pada mereka, akhirkan urusan mereka sampai mereka berdua berdamai. Akhirkan urusan mereka sampai mereka berdua berdamai” (HR. Muslim).

Hari Kelahiran Rasulullah SAW

Seperti yang dijelasakan sebelumnya, bahwa hari Senin merupakan kelahiran Rasulullah SAW. Dari Abu Qatadah Al-Anshari radliallahu anhu, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wassalam pernah ditanya mengenai puasa hari Senin, maka beliau pun menjawab “Di hari itulah saya dilahirkan, dan pada hari itu pula, wakyu diturunkan atasku.” (HR.Muslim) [No.1162 Syarh Shahih Muslim] Shahih.

Melatih Kesabaran

Selain banyak keistimewaan yang didapatkan, manfaat puasa hari Senin juga memiliki segudang manfaat, salah satunya melatih kesabaran. Tidak hanya itu saja, dengan melaksanakan puasa Senen mampu meredam hawa nafsu. Dan mampu meningkatkan kemauan untuk  memperbanyak ibadah agar semakin dengat dengan Allah SWT. Karena musuh terbesar adalah melawan hawa nafsu itu sendiri.

Melatih Disiplin

Manfaat selanjutnya yaitu mampu melatih sikap disiplin. Seseorang yang sudah terbiasa melaksanakan puasa sunnah akan selalu bersikap disiplin dalam segala hal. Karena merasa dirinya selalu diawasi oleh Allah SWT. Sehingga tanpa disadari mampu menjauhkan kita dari perbuatan terlarang yang menimbulkan dosa.

Terhindar Dari Godaan Syaitan

Dengan kita menjalankan ibadah puasa akan meminimalisir pengaruh-pengaruh syaitan terhadap manusia. Dan menjadikan kita hamba yang taat kepada Allah dan semakin dekat dengan-Nya.

Meningkatkan Amal Ibadah

Selain melaksanakan ibah sholat wajib dan sunnah untuk meningkatkan amal ibadah bisa dilakukan dengan cara menjalankan puasa Senin dan Kamis. Kemudian bersedekah, berbuat baik kepada makhluk hidup, toleransi akan perbedaan, dan sebagainya.

Menambah Rasa Syukur

Rasa syukur bisa kita latih mulai dari hal-hal kecil terlebih dahulu. Misal bersyukur masih diberikan nafas untuk hidup, dengan begitu kita masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri. Memperbanyak rasa syukur akan membuat kita memiliki sikap empati tinggi terhadap orang lain, terutama bagi mereka yang membutuhkan. Dan menjadikan kita lebih memahami satu sama lain.

Menjaga Kesehatan Tubuh

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa melaksanakan puasa Senen sangat baik bagi kesehatan tubuh. Menghilangkan racun, memperbaiki sistem pencernaan, dan membersihkan hati dari sifat tecela seperti perbuatan syirik, iri, dan dengki. Nah agar terhindar dari perbuatan tersebut,  anda bisa melaksanakan puasa Senen dan Kamis serta ditambah dengan ibadah lainnya. Itulah pembahasan di artikel kali ini tentang manfaat puasa Senen, keistimewaannya, tata cara niat, dan kapan waktu yang pas untuk berniat. Semoga bermanfaat.

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

TERPOPULER