Tradisi Unik Menyongsong Ramadhan di Indonesia

0
118
tradisi menjelang ramadhan
Foto : humas.bandung.go.id

Ekspose.ID – Tradisi Unik Menyongsong Ramadhan di Indonesia. Tidak terasa sebentar lagi semua umat Islam di dunia akan menyongsong bulan suci Ramadhan. Bulan penuh berkah yang senantiasa di sambut suka cita, tidak terkecuali di Indonesia.

Tidak hanya di sambut dengan rasa suka cita, sebagian wilayah di Indonesia juga menggelar tradisi yang biasa terjadi saat sebelum merambah bulan Ramadhan.

Walaupun mempunyai tradisi yang berbeda- beda, namun tujuannya senantiasa sama, ialah sebagai wujud rasa syukur datangnya bulan puasa. Untuk itu, di sini mempersiapkan beberapa tradisi unik menyongsong Ramadhan. Ayo, ikuti!

Meugang, Aceh

Tradisi yang di lakukan oleh warga Aceh ini berbentuk aktivitas menyembelih hewan ternak. Umumnya penyembelihan hewan di laksanakan 2 hari menjelang Ramadhan. Sehabis di sembelih, sebagian daging akan di bagikan kepada para tetangga sebelah, sedangkan sebagian lagi di makan bersama keluarga.

Apeman, Yogyakarta

Tradisi apeman telah di lakukan secara turun-temurun oleh warga Jawa Tengah serta Daerah Istimewa Yogyakarta. Apeman di awali dengan ziarah terlebih dulu buat mendoakan keluarga yang sudah wafat.

Sehabis itu, memasak kue tradisional, apem, serta setelah itu di bagikan kepada keluarga dan tetangga sebelah. Kue yang di buat dari tepung beras tersebut menyimbolkan akan permohonan maaf atas semua dosa yang pernah di lakukan.

Dugderan, Semarang

Dugderan ialah tradisi di mana warga Semarang melaksanakan festival sebagai ciri akan di mulainya Ramadhan. Tradisi ini di selenggarakan sekitar satu hingga 2 minggu saat sebelum puasa.

Dugderan saat ini di ketahui sebagai acara rakyat. Tradisi ini sangat identik dengan adanya suara dentuman meriam, kembang api, dan tari japing. Ada juga arak- arakan, dan tabuh bedug, serta ritual untuk pengumuman awal puasa.

Tradisi Pacu Jalan

Berbeda dari wilayah lain, Riau menyongsong Ramadhan dengan tradisi yang mirip semacam acara rakyat. Menjelang bulan puasa, warga Riau akan bersiap-siap buat menggelar kegiatan Pacu Jalan.

Tradisi ini di sambut dengan suka cita, sebab warga akan beramai-ramai penuhi sungai buat melihat perlombaan dayung yang di sebut dengan Pacu Jalan. Perlombaan ini akan di akhiri dengan tradisi Balimau Kasai yang memiliki makna bersuci menjelang matahari terbenam hingga malam.

Munggahan, Jawa Barat

Munggahan di lakukan satu hari saat sebelum serta hari awal puasa. Di tiap kota di Jawa Barat mempunyai sedikit perbandingan dalam menempuh tradisi ini. Tetapi, tradisi yang di anggap wajib di Sunda ini mempunyai arti yang sama, ialah berkumpulnya anggota keluarga buat bersilaturahmi, berdoa bersama, serta makan sahur bersama.

Nyorog, Betawi

Warga Betawi di Jakarta mempunyai tradisi Nyorog dalam menyongsong Ramadhan. Tradisi ini di lakukan dalam rangka mempererat tali silaturahmi antar keluarga.

Umumnya tiap orang akan membagi-bagikan bingkisan kepada keluarga. Kadang-kadang isi bingkisannya berbentuk masakan khas Betawi yang di bawa dengan memakai rantang.

Salah satunya merupakan sayur gabus pucung, ikan gabus yang di masak memakai bermacam aneka bumbu, semacam cabai merah, jahe, serta kunyit.

Malamang, Sumatera Barat

Makanan jadi bagian penting di berbagai tradisi Minangkabau, Sumatera Barat. Begitu pula buat memperingati hari- hari penting keagamaan, salah satunya kala menyongsong bulan Ramadhan.

Tiap menjelang bulan puasa, warga Minangkabau akan beramai- ramai membuat lamang ataupun lemang yang terbuat dari ketan. Tradisi ini bernama malamang.