Home Berita Space Jam 2 Rilis Dapat Kritikan dari Kritikus

Space Jam 2 Rilis Dapat Kritikan dari Kritikus

0

Ekspose.ID – Space Jam 2 memiliki judul resmi A New Legacy, merupakan film keluarga yang menjadi sekuel Space Jam pertama. 

Dimana dalam perilisan Space Jam pendahulunya berlangsung pada tahun 1996 silam.

Dalam film tersebut tampil legenda cabang olahraga basket yakni Michael Jordan. 

Saat itu, pihak produksi mengumumkan tanggal penayangannya bersamaan dengan peluncuran trailer. 

Dalam trailer perdananya tersebut tampil sosok pemain basket NBA yang bernama LeBron James.

LeBron James akan ikut serta ke dalam petualangan dari satu laga ke laga basket lainnya bersama kelompok Looney Tunes. 

Sayangnya Space Jam 2 mendapat kritikan dari berbagai pihak salah satunya kritikus film.

Sinopsis Space Jam 2

Petualangan yang karakter bernama Looney Tunes tampilkan kembali hadir untuk para penggemarnya lewat Space Jam 2. 

Film pertamanya sendiri cukup menuai kesuksesan bersama legenda bola basket internasional. 

Akan tetapi pada musim kedua, kali ini Bugs Bunny bersama teman-temannya akan bermain basket bersama pemain kenamaan yakni LeBron James. 

Bukan hanya LeBron James, terdapat sederet aktor kenamaan lainnya yang turut membintangi film tersebut.

Seperti Sonequa Martin Green, Don Chaedle serta Cedric Joe. 

Sementara itu Eric Bauca, Jeff Bergman serta Zendaya akan menjadi pengisi suara untuk karakter yang hadir di Looney Tunes tersebut. 

Alur cerita sekuel Space Jam sendiri mengikuti kisah persahabatan antara LeBron James bersama Bugs Bunny bersama kawan-kawannya. 

Rupanya Al-G Rhythm memberikan penawaran kesepakatan bersama LeBron James. 

Kesepakatan tersebut untuk bertanding bola basket dengan timnya yakni Goon Squad. 

Tentu saja ini menjadi tantangan baru untuk tim Tune Squad.

Pasalnya mereka harus bermain bersama pemain virtual yang memiliki kemampuan di atas rata-rata. 

Adapun konsekuensi berat juga hadir menghantui karakter yang ada dalam Looney Tunes. 

Pasalnya mereka akan terhapus selamanya jika tim kalah dalam pertandingan ini.

Penonton akan menyaksikan upaya yang Bugs Bunny bersama teman lainnya agar bisa tetap eksis di dunia tersebut. 

Selain itu akan timbul pertanyaan apakah mereka bisa memenangkan pertandingan dalam Space Jam 2.

Trailer Kedua Sekuel Space Jam

Sebelum penayangannya, pihak produksi merilis trailer kedua dari film Space Jam 2 pada bulan Juni lalu. 

Trailer tersebut berhasil mendapat antusiasme tinggi dari para penggemar. 

Pasalnya trailer tersebut mengungkap sejumlah cerita tambahan dalam cerita. 

Selain itu terdapat banyak scene terbaru yang tampil dalam trailer tersebut. 

Hal yang menarik perhatian adalah kehadiran sejumlah karakter ciptaan Warner Bros. 

Karakter ini hadir secepat kilat saat pertandingan antara Tunesquad bersama Goon Squad berlangsung.

Salah satu gambar yang mencolok yakni keberadaan kameo karakter King Kong langsung terlihat. 

Tentu saja kehadirannya terlihat karena bentuk tubuhnya yang sangat besar. 

Bukan itu saja, terdapat juga sosok karakter yang mengenakan jas berwarna kuning dengan wajah berwarna hijau.

Karakter tersebut tentu saja The Mask, yakni superhero eksentrik yang hadir tahun 1994 silam. 

Pada gambar berikutnya terdapat Wile E. Coyote yang masuk dalam ring basket. 

Kalau melihat di bagian kanan terdapat karakter yang memakai pakaian dominan warna merah, kuning serta hijau dengan logo R di dada kiri.

Tokoh tersebut ialah Robin yakni sidekick dari superhero Batman yang ada di tahun 1966 silam. 

Bukan hanya Robin tentu saja terdapat karakter Batman dalam trailer tersebut. Batman sendiri berada di sisi kiri karakter Robin.

Dalam salah satu gambar, bukan hanya Batman maupun Robin namun juga hadir kameo dari karakter Joker. 

Ia tampak memakai jas berwarna ungu juga mengenakan aksesoris topi. 

Kemungkinan masih banyak kameo yang hadir dalam trailer Space Jam 2 ini. 

Sebab cuplikan video berlangsung cepat dan menimbulkan rasa penasaran tinggi dari penggemar.

Dapat Rating 45 Persen dari Kritikus

Meskipun menjadi sekuel yang penggemar tunggu hingga 25 tahun lamanya, Space Jam 2 mendapat kritikan dari berbagai pihak. 

Ulasan pertama untuk film tersebut berada di angka 45 persen dalam laman bernama Rotten Tomatoes,

Mengingat Space Jam 1996 menjadi film bolas basket paling laris, peluang tim produksi memanfaatkan sekuel tetaplah ada. 

Setelah bintang film terdahulunya yakni Michael Jordan menolak tampil kembali. tawaran berlaku untuk sejumlah tokoh kenamaan.

Seperti Tony Hawk, Jeff Gordon maupun Tiger Woods sampai Lebron James yang resmi menjadi penggantinya. 

Pembuatan film sendiri mulai di tahun 2019 lalu rilis di bioskop serta HBO Max pada tahun 2021.

Pada akhirnya, film tersebut bukanlah sekuel namun reboot tanpa adanya ekspansi plot secara langsung dengan pendahulunya. 

Kritikus sudah memberikan sekuel Space Jam ini dengan skor 45 persen dalam 11 ulasan.

Sementara itu pada laman lainnya, film ini meraih skor 2,5/5. 

Kendati demikian, sejumlah kritikus menikmati gembar gembor terkait kekayaan intelektual yang ada dalam film. 

Pada saat itu, kritikus mencelanya menjadi sarana penjualan boneka binatang Happy Meals serta Looney Tunes tanpa adanya substansi nyata.

Bahkan beberapa di antaranya menyebut jika film merupakan propaganda terhadap Michael Jordan yakni pemain terbesar hingga kini. 

Kendati demikian, para penggemar setianya memberikan apresiasi tersendiri untuk Space Jam 2.

Dapat Keuntungan 290 Miliar

Sudah tayang sejak 14 Juli di kawasan Amerika Utara, film Space Jam 2 sudah meraih pendapatan dalam penayangannya. 

Saat pekan debut perilisannya, sekuel Space Jam tersebut diprediksi sudah mengantongi keuntungan sampai US$ 20 juta atau setara dengan Rp. 290 miliar.

Sebagaimana dari pemberitaan media lokal, Space Jam: A New legacy sendiri sudah memiliki jadwal tayang dalam 3.950 bioskop kawasan Amerika Utara. 

Jumlah bioskop ini terbilang cukup banyak untuk film yang tengah tayang di saat pandemi virus corona.

Kendati demikian, pendapatan hingga US$ 20 juta belum terbilang pencapaian mudah untuk sekuel Space Jam. 

Pasalnya pihak produksi juga melakukan perilisan lewat layanan streaming yakni HBO Max di hari yang sama sampai 31 hari.

Dengan begitu terdapat potensi yakni penonton yang terbelah. 

Jika memang mereka berhasil meraih pendapatan US$ 20 juta, jumlah tersebut tergolong cukup kecil. 

Terlebih untuk sekelas film kenamaan yakni Space Jam: A New Legacy.

Pasalnya sekuel yang Malcolm Lee sutradarai ini mereka produksi dengan biaya sampai US$ 150 juta atau setara dengan Rp. 2,1 triliun. 

Di sisi lain, rekor pendapat tertinggi dalam penayangan debut masih Black Widow pegang untuk kawasan Amerika Utara.

Di mana Black Widow berhasil meraup keuntungan sampai US$ 80 juta atau setara dengan Rp. 1,1 triliun. 

Pencapaian tersebut bahkan berhasil mereka dapatkan dalam kurun waktu tiga hari saja sejak perilisannya di tanggal 9 Juli lalu.

Black Widow juga mendapat keuntungan hingga US$ 60 juta dari layanan streaming Disney+. 

Pendapatan tersebut ada dengan perincian US$ 30 untuk tiap pelanggannya. 

Meskipun mendapat kritkan serta pendapatan relatif kecil, masih cukup banyak penggemar akan menyaksikan Space Jam 2.