Rujak Cingur Khas Jawa Timur, Kuliner Khas Mendunia!

0
126

Ekspose.ID – Rujak Cingur Khas Jawa Timur. Bermodal sayur- mayur, cingur ataupun moncong sapi, serta bumbu kacang kamu dapat membuat rujak cingur khas Surabaya. Karakteristik khas dari Surabaya ini merupakan terdapatnya irisan cingur sapi rebus serta bumbu petis yang diulek bersama kacang.

Resep rujak cingur khas Surabaya

Bahan:

150 gr cingur sapi

1 ikat kangkung, siangi daunnya setelah itu rebus serta tiriskan

100 gr taoge, siangi ekornya setelah itu rebus serta tiriskan

1 buah mentimun, potong 1 cm

1 buah mentimun krai, kukus sampai lunak

2 kotak tempe goreng, potong 2 kotak ketahui putih goreng, potong

1 buah lontong, potong

Bumbu kacang:

50 gr kacang tanah goreng

2 siung bawang putih, goreng hingga layu

3 buah cabai rawit merah

1 sdm gula merah

1/ 2 sdt terasi goreng

1/ 2 sdt garam

2 sdm petis udang

3 sdm air asam Air matang secukupnya

Cara Membuat :

1. Rebus cingur sapi bersama garam, 1 siung bawang putih, serta ketumbar yang telah halus. Masak sampai cingur lunak, angkat serta tiriskan.

2. Langkah berikutnya membuat bumbu kacang. Pertama haluskan kacang, bawang putih, cabai rawit, gula merah, terasi, serta garam. Tambahkan petis serta air asam, aduk rata. Kemudian tambahkan air seperlunya buat mengencerkan bumbu kacang.

3. Selanjutnya masuk dalam sebuah langkah penyajian. Maka siapkan piring saji, letakkan potongan kangkung, taoge, dan potongan mentimun krai. Mentimun, cingur yang memang sudah kamu potong, serta tempe, jangan lupa lontong. Siram dengan bumbu kacang. Sediakan dengan kerupuk putih.

Rujak Cingur Terdekat

1. Rujak Cingur Genteng Durasim

Saran awal merupakan rujak cingur Cak Durasim. Berdiri semenjak 1942, tempat ini telah populer di warga Surabaya. Salah satu yang khas dari rujak cingur di tempat ini merupakan bumbu petisnya. Kamu juga dapat memesan sesuai selera, semacam tingkatan kepedasan, kurangi jumlah potongan lontong, serta yang lain.

Posisi: Jalur Genteng Durasim No 29, Genteng, Surabaya

Jam operasional: tiap hari jam 10. 30- 17. 30

Harga: Rp25 ribu

2. Rujak Cingur Ahmad Jais

Nah, jika yang ini populer sebab jadi jujukan selebritis serta pejabat Tanah Air. Walaupun biayanya terkategori mahal, tetapi penikmat rujak cingur ini tidak pernah sepi Daya tarik utamanya terdapat pada tempe goreng. Ketika kamu makan, kamu akan  merasakan kerenyahannya. Belum lagi paduan bumbu petis serta cingur yang kenyal, semakin kian nikmat.

Posisi: Jalur Achmad Jais No 40, Peneleh, Genteng, Surabaya

Jam operasional: tiap hari jam 12. 00- 17. 00

Harga: Rp60 ribu

3. Rujak Cingur Delta

Untuk kamu yang lagi berkunjung ke Surabaya serta tidak pernah menjelajahinya, jangan takut. Kamu senantiasa dapat menikmati rujak cingur dengan mendatangi rujak cingur Delta.

Lokasinya terletak di pusat kota. Seporsinya terdiri dari taoge, bayam, irisan tempe, ketahui, cingur, kikil, serta potongan buah. Siraman bumbu petisnya buatnya terus menjadi lezat.

Tidak hanya itu, ada mie kuning yang membuat rujak ini berbeda dari yang lain. Gak heran jika jadi kian kaya rasa. Apalagi jika suka, kamu dapat memohon bonus mie kuning. Tenang, biayanya senantiasa sama, kok.

Posisi: Jalur Kayon No 46D, Embong Kemiri, Embong Kaliasin, Genteng, Surabaya

Jam operasional: tiap hari jam 09. 00- 21. 00

Harga: Rp34 ribu

Perbedaan Rujak Cingur dan Rujak Biasa

Rujak ialah kemilan ataupun kudapan yang penyajiannya sehabis memakan santapan utama. Yang sangat populer di Indonesia merupakan rujak buah atau rujak biasa. Hidangan rujak buah biasa pasti dengan buah yang separuh matang yang terpotong sesuai selera. Ada saus khas Indonesia, ialah berbahan utama gula merah, kacang tanah, garam, serta cabai.

Mengapa buah separuh matang yang diseleksi buat rujak? Alasannya diyakini, dalam keadaan itu rasa buah lebih tajam serta teksturnya lebih renyah. Rujak buah atau rujak biasa ini umumnya berisi akan buah mangga, jambu air, dan kedondong, bengkuang, ada juga pepaya, nanas, dan mentimun.

Lain wilayah, lain pula kuliner khasnya. Jika kamu jalan- jalan ke Surabaya, Jawa Timur, kamu akan menemukan rujak khas wilayah tersebut. Ialah, rujak cingur. Cingur dalam bahasa Jawa berarti“ mulut”. Bahan dasar rujak cingur memanglah dari irisan mulut ataupun moncong dari sapi yang telah di rebus serta penyajiannya bersama irisan buah timun, kerahi( timun khas Jawa Timur), mangga muda, bengkuang, nanas, kedondong, lontong, pula sayur- mayur semacam kecambah, kangkung serta kacang panjang.

Di kala penyajian, maka bahan- bahan tersebut akan di siram dengan bumbu yang memang telah di buat dari sebuah petis udang, gula merah, dan cabai, kacang tanah goreng, bawang goreng, serta irisan tipis pisang klutuk yang masih muda.