Perkebunan Karet, Bisnis yang Sangat Menjanjikan!

0
122
Foto : merdeka.com

Perkebunan Karet, Bisnis yang Sangat Menjanjikan!. Pohon karet memiliki getah yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Di antara olahan getah pohon ini yang dapat Anda lihat sehari-hari adalah karet gelang, ban kendaraan, dan beraneka benda lain yang terbuat dari karet. Oleh karena itu, berkebun karet merupakan usaha yang patut Anda coba.

Pohon karet merupakan tanaman kayu yang berbatang lurus dan memiliki usia tumbuh mencapai 30 tahun dan memiliki tinggi 15 sampai 20 meter. Dari proses penyadapan atau penorehan pada batang, akan Anda peroleh getah yang bermanfaat sebagai bahan dasar berbagai industri.

Berikut ini hal yang bisa Anda pertimbangkan dalam menanam pohon karet.

Pembibitan

Bibit tanaman ini bisa Anda peroleh dari biji atau proses okulasi. Pemilihan bibit karet yang tepat akan memiliki dampak baik pada hasil karet tersebut di kemudian hari. Anda bisa menbeli bibit pada tempat yang telah mendapat sertifikasi atau tersertifikasi. Untuk hasil maksimal, Anda bisa melakukan proses pembibitan sendiri.

Lokasi Tanam

Lahan perkebunan karet yang sesuai akan mempengaruhi tumbuh kembang tanaman tersebut. Oleh karena itu pilihlah lahan yang berada di dataran rendah dengan ketinggian 0 – 200 mdpl. Daerah tropis merupakan kawasan yang cukup baik untuk menanam pohon karet, yaitu yang berada di 15° LS dan 15° LU.

Faktor ketinggian sangat mempengaruhi pertumbuhan dan daya produksi lateks atau getah pohon ini. Semakin tinggi keberadaan lahan, semakin kurang baik bagi pertumbuhan dan produksi getah. Tanamlah karet dengan lingkungan bersuhu 25 – 35° C.

Perawatan

Pemeliharaan yang wajib Anda lakukan adalah pembersihan gulma dari pohon secara berkala, minimal satu kali dalam sebulan. Untuk pemupukan, Anda bisa melakukannya dua kali dalam setahun.

Penyadapan

Proses ini merupakan inti dari penanaman pohon karet ini. Apabila lilit batang sudah mencapai 45 cm atau lebih dan memiliki ketinggian sekitar 100 cm di atas pertautan okulasi maka pohon karet tersebut siap untuk disadap. Urutan langkah penyadapan adalah persiapan membuka sadap, penggabaran bidang yang di sadap, lalu pemasangan talang dan mangkuk sadap, terakhir penyadapan. Penyadapan yang baik Anda lakukan 1 – 1.5 mm dari kambium. Penguretan yang tidak terlalu dalam akan mempercepat proses pertumbuhan kulit baru.

Pemanenan

Setelah melakukan penyadapan pada perkebunan karet Anda, Anda tinggal menunggu mangkuk sadap berisi penuh dengan getah cair. Industri pengolahan karet membutuhkan getah dalam bentuk cair. Pemanenan bisa Anda lakukan setelah 2 – 4 jam dari proses penyadapan Anda lakukan.

Penyadapan bisa Anda lakukan selama satu jam, Anda bisa mulai pada pukul lima pagi. Sedangkan proses pemanenan bisa Anda lakukan pada pukul delapan pagi dan biasanya membutuhkan waktu sekitar dua jam. Selanjutnya, getah yang Anda kumpulkan sudah bisa di olah menjadi berbagai macam produk.

Pengolahan

Lateks Anda kumpulkan pada wadah berbentuk kotak lalu bisa Anda tambahkan sedikit zat asam sehingga dalam beberapa waktu menjadi beku. Setelah beku, proses selanjutnya adalah press untk membuang air yang tersisia. Setelah itu, lateks di potong-potong dengan ukuran tertentu lalu bisa Anda gantung.

Selanjutnya, Anda lakukan proses pengasapan sampai karet berwarna coklat dan siap Anda gunakan sebagai bahan dasar pembuatan produk yang Anda inginkan. Untuk pembuatan ban misalnya, diperkukan mesin khusus dan bahan tambahan berupa zat kimia lain.

perkebunan karet
Foto : sumaterabisnis.com

Demikian uraian singkat tentang proses usaha perkebunan karet. Anda bisa mencobanya jika memiliki lahan yang cukup luas dan memenuhi syarat tumbuh tanaman tersebut. Silakan membaca referensi lain untuk menunjang kematangan informasi Anda akan usaha tersebut. Selamat mencoba berkebun karet, semoga menghasilkan rupiah seperti yang Anda inginkan. Jangan lupa untuk selalu memperhatikan perawatan dan pemeliharaannya.