Perayaan Tahun Baru Islam di Ciamis Meriah

0
275
Meriahnya Perayaan Tahun Baru Islam di Ciamis

Ekspose.ID – Perayaan Tahun Baru Islam di Ciamis Meriah. Kemeriahan memperingati tahun baru islam 1 Muharram1441 Hijriah di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, masih terasa. Warga Ciamis dari berbagai daerah turun ke jalan mengikuti pawai taaruf.

Berbeda dari biasanya. Kali ini para peserta pawai dipersilakan masuk ke Pendopo Ciamis dan bertemu dengan Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya beserta jajaran.

Pawai taaruf yang dilaksanakan Minggu pagi (1/9/2019) ini, diikuti oleh anak-anak hingga orang dewasa. Mereka datang dari daerah masing-masing, seperti Kecamatan Ciamis, Cihaurbeuti, Cikoneng. Panumbangan, Sindangkasih, Sadananya dan Cijeungjing.

Peserta pawai Tahun Baru Islam ini dikoordinir oleh PHBI Kecamatan masing-masing.

Setibanya di Alun-alun Ciamis, kendaraan roda dua, roda empat hingga kendaraan odong-odong peserta pawai dipersilakan masuk ke halaman Pendopo Bupati oleh petugas Dishub dan Satpol PP.

Baca:  Karang Taruna Rancah Betah Ciamis Bagikan Masker Gratis

Peserta pawai Perayaan Tahun Baru Islam pun melambaikan tangan kepada Bupati Ciamis, Wakil Bupati Ciamis beserta pejabat Pemkab Ciamis sambil melintas.

Setelah keluar dari Pendopo, peserta pawai kemudian melanjutkan ke Jalan Jendral Sudirman. Lalu mereka berkeliling di wilayah perkotaan Ciamis dan pulang ke daerahnya.

Momentum Perayaan Tahun Baru Islam di Ciamis ini merupakan kesempatan langka bagi warga Ciamis yang belum pernah mengunjungi rumah orang nomor satu di Pemkab Ciamis tersebut.

Sejarah Tahun Baru Islam

Tahun Baru Islam adalah hari penting bagi umat Islam. Momen ini menandai peristiwa penting dalam sejarah Islam. Yakni memperingati hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Kota Mekkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi.

Baca:  Di Cipaku Ciamis, Oktaviani Luka Berat Akibat Terlindas Truk

Peristiwa bersejarah itu tepatnya terjadi pada 1 Muharram atau tahun baru pada kalender Hijriyah. Hijrahnya Rasulullah SAW dari Mekah ke Madinah kemudian diambil sebagai awal penghitungan kalender Hijriyah.

Pada zaman Rasulullah, kalender Hijriyah belum resmi dipakai. Kalender ini baru mulai digunakan pada zaman Khalifah Arrasyidin kedua, yaitu Umar al-Faruq R.A.

Beberapa sahabat menyarankan, diantaranya penetapan tanggal bagi Madinah ketika itu. Diantaranya ada yang mengusulkan tahun Islam dimulai dari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Ada juga yang mengusulkan awal tanggal Islam ditetapkan pada hari Rasulullah diangkat sebagai nabi dan rasul. Termasuk ada juga yang menyarankan awal tanggal Islam pada tanggal hijrah Nabi SAW.

Baca:  SPP Minta ATR/BPN Tertibkan Tanah Eks HGU Bunter Sukadana Ciamis

Penetapan tersebut ditujukan untuk mengenangkan pentingnya momen hijrah. Yakni momen perubahan paradigma dalam sejarah agama Islam. Karena pertama kalinya dalam sejarah Islam, seorang nabi dan rasul membentuk pemerintahan.

Ketika itu, dengan segala kesulitannya, Nabi Muhammad berhasil membuat hubungan diplomatik dengan beberapa negara. Dia juga berhasil menyampaikan dakwah Islam secara global hingga Islam tersebar merata ke seluruh dunia.

***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here