Lukisan Gua Tertua di Dunia Ditemukan di Sulawesi

0
180
Lukisan Gua Tertua di Dunia Ditemukan di Sulawesi
Foto : Lukisan Gua Tertua di Dunia Ditemukan di Sulawesi (Antara)

Ekspose.ID – Tim arkeolog mengumumkan kalau mereka menemukan lukisan gua tertua yang ada di dunia. Pada lukisan tersebut terlihat sebuah gambar seekor babi hutan yang terdapat di gua Leang Tedongnge.

Gua tersebut terdapat di Sulawesi, Indonesia. Para ahli arkeolog ini memperkirakan kalau gambar tersebut telah berusia sekitar 45.500 tahun.

Sebelumnya, mereka menemukan sebuah lukisan figur berupa setengah manusia dan setengah hewan bernama therianthropes.

Penemuan lukisan di sebuah situs Gua Leang yang bernama kars Maros-Pangkep dan lukisan tersebut berusia sekitar 44 ribu tahun.

gua


Jurnal Science Advances juga menjelaskan untuk penemuan gua yang telah berusia 45 ribu tahun. Penemuan tersebut memberikan sebuah bukti tentang adanya pemukiman manusia yang ada di wilayah tersebut.

Arkeolog dari Universitas Griffith Maxime Aubert juga mengatakan kalau gua Leang Tedongnge ini terletak di sebuah lembah terpencil.

Kondisi Gua Tempat Penemuan Lukisan Gua Tertua

Sekeliling gua tersebut banyak terdapat tebing kapur yang terjal. Perjalanan sekitar satu jam dengan berjalan kaki dari jalan yang terdekat.

Untuk bisa mengakses menuju ke tempat itu hanya bisa ketika selama musim kemarau. Sedangkan pada musim hujan maka tempat itu akan banjir.

Penduduk setempat mengatakan kepada para tim kalau gua tersebut memang belum pernah terjamah oleh siapapun dari luar negeri.

Spesifikasi Lukisan Babi


Berdasarkan dari penelitian, maka lukisan babi tersebut berukuran sekitar 136 cmx54 cm atau sekitar 53 incix21 inci.

Babi yang ada di lukisan tersebut merupakan salah satu jenis babi kutil yang ada di Sulawesi bernama Sus celebensis. Lukisan tersebut mengalami pengecatan dengan menggunakan sebuah pigmen oker dengan warna merah tua.

Babi yang ada di lukisan tersebut mempunyai jambul pendek dengan tampilan rambut tegak. Ada juga terdapat sepasang kutil wajah yang terlihat seperti tanduk. Hal ini yang akan menjadi sebuah ciri khas spesies jantan dewasa dari binatang tersebut.

Di dalam lukisan gua tertua yang ada di dunia ini juga ada 2 cetakan tangan. Cetakan tersebut terdapat di atas kaki belakang dari babi tersebut.

Cetakan tangan itu tampak terlihat berhadapan dengan 2 babi yang lainnya yang gambarnya memang sudah terlihat tinggal sebagian.

Dari lukisan itu terlihat kalau babi tersebut tampaknya sedang mengamati sebuah perkelahian. Bisa juga menjelaskan interaksi sosial yang terjadi antara 2 babi kutil yang lainnya.

Manusia itu telah berburu binatang babi kutil Sulawesi ini selama puluhan ribu tahun lamanya. Mereka itu merupakan ciri utama dari sebuah karya seni prasejarah yang ada di kawasan tersebut, khususnya terjadi selama zaman es.

Aubert, salah seorang dari spesialis penanggalan, juga telah mengidentifikasi akan deposit kalsit yang telah terbentuk nyata di atas lukisan tersebut.

Kemudian dia menggunakan sebuah isotop seri uranium yang bertanggal. Hal ini untuk bisa dengan yakin akan mengatakan kalau deposit tersebut telah berusia sekitar 45.500 tahun.

Para peneliti banyak mengatakan kalau lukisan hewan yang berasal dari Leang Tedongnge ini merupakan karya seni representasional.

Penjelasan Tentang Lukisan Dari Para Peneliti

Peneliti sejatinya juga telah menemukan 4 lukisan babi yang terdapat di dalam gua tersebut. Namun, satu dari lukisan tersebut telah musnah oleh adanya pengelupasan dari permukaan batu.

Meski demikian, ada 3 gambar babi yang terlihat masih tersisa. Jadi tetap membuat para peneliti bisa mendapatkan kesimpulan dari lukisan tersebut.

Dalam hal ini juga menjelaskan kalau seni cadas itu mungkin untuk bisa menggambarkan suatu episode interaksi social dari binatang tersebut.

lukisan babi

Lukisan tersebut juga menggambarkan seorang sosok setengah manusia dan setengah hewan yang sedang berburu mamalia. Lukisan itu berusia sekitar 43.900 tahun yang lalu.

Untuk ke depannya, para tim juga berencana untuk bisa mengekstrak sampel DNA. Karena ada terdapat dari air liur berupa sisa yang terdapat di lukisan tersebut.

Sebab seniman lukisan tersebut harus meletakkan kedua tangannya di atas sebuah permukaan dinding gu. Selanjutnya meludahi dari pigmen yang ada di atasnya untuk bisa membuat cetakan tangan.

Inilah beberapa sejarah yang terdapat di Indonesia di pulau Sulawesi. Lukisan gua tertua yang ada di dunia yang menggambarkan binatang babi telah berusia sekitar 45.500 tahun. (CW002)

Editor : Deni Supendi