Hari Musik Nasional: Prestasi Musik Indonesia ke Kancah Internasional

0
92
Hari Musik Nasional
Not piano (Foto: pixabay.com)

Hari musik nasional, sebuah frasa yang mengandung makna, dengan segala sebaran cerita sejarah, yang menggambarkan bahwa musik menjadi hal yang abadi. Bahkan, saat berada dalam dunia manapun. Dan Indonesia, memperjuangkan musik Identitas pada pasang mata dunia.

Seperti sebuah kebiasaan, musik menjadi teman dalam semua kegiatan manusia. Mereka memberikan energi, seolah-olah mengerti apa yang membuat diri kita tenang, sedih, dan lainnya. Hingga pada akhirnya cetusan “hari” yang menjadikan hal tersebut special bagi permusikan di dunia, maupun Indonesia.

“musik” pun melahirkan berbagai nada, seolah menjadi pengingat masa lalu, atau sekedar menikmati masa sekarang, yang mana ada begitu banyak scenario Tuhan, yang memiliki ujung kisah berbeda-beda.

Begitulah musik, dan semua yang ada pada diri mereka. Namun, ternyata dari hal tersebut, mereka memiliki sejarah, dan mengembalikan kita kepada hari yang sangat bersejarah bagi musik, terutama pada ranah nasional, yakni Indonesia.

Sejarah Musik di Indonesia

Kita pasti sudah memahami, dalam sejarah menggambarkan bahwa musik sudah ada sejak pada zaman persebaran beberapa agama yang masuk ke Nusantara. Mulai dari Hindu-Buddha yang masuk ke Indonesia, lalu membuat berbagai kerajaan dan dinasti. Hingga pada akhirnya mencuatlah nama “Majapahit” sebagai kerajaan Hindu-Buddha terbesar di Indonesia.

Lalu selang beberapa waktu kemudian, datanglah agama Islam yang mulai masuk ke Nusantara, serta tertorehlah berbagai kisah mengenai Islam yang bisa menaklukkan kerajaan terbesar di Indonesia, yakni “Majapahit” kala itu. Islam terus berkembang, hingga membuat masyarakat mengenal istliah “Walisongo” yang artinya “Sembilan (9) Wali”.

Walisongo tersebut, menyebarkan agama Islam dengan berbagai metode, termasuk menggunakan musik sebagai alternatif mereka. Melalui pertunjukkan wayang, serta musik-musik yang ada, membuat Islam semakin terkenal, dan banyak yang memeluk agama tersebut.

Hingga pada periode zaman modern, musik semakin hari semakin banyak peminat, serta perkembangannya pun sangat cepat. Tumbuh berbagai aliran musik, yang mana memiliki berbagai ciri khas sendiri-sendiri. Meski begitu, musik-musik tradisional masih memiliki peminatnya sendiri.

Alhasil karena peristiwa tersebut, tercetuslah sebuah ide, untuk menetapkan hari musik dengan cakupan nasional, yakni bagi Indonesia.

Sejarah Penetapan Hari Musik Nasional

Mulanya hal tersebut merupakan rencana yang sudah ada sejak 2003 silam, saat Indonesia dipimpin oleh anak dari Ir Soekarno, yakni Megawati Soekarno Putri. Hal tersebut bertujuan untuk mengapresiasi para musisi Indonesia dalam menciptakan lagu-lagu nasional, terutama kepada WR. Supratman, sebagai orang yang memiliki andil cukup besar dalam penciptaan lagu-lagu nasional.

Namun peringatan hari untuk musik nasional ini, terlaksana dan resmi saat pada masa kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono, yakni tepatnya pada tahun 2013, tepatnya pada 9 Maret 2013.

Sampai dengan sekarang, tanggal tersebut sebagai hari memperingati Hari Musik Nasional. Dan tepat pada tanggal sekarang, Indonesia sedang memperingati hari tersebut. Sebagai tanda sebuah apresiasi kepada musisi-musisi Indonesia, yang telah merubah peradaban musik Indonesia lebih maju.

Prestasi Para Musisi Indonesia

Karena sebuah apresiasi, ada torehan yang menjadi bekas, dan mengandung ulasan senyum Bahagia dari mereka untuk Indonesia. Ialah beberapa musisi Indonesia, yang berani menunjukkan “gigi taring” mereka kepada pasang mata dunia.

Lewat berbagai perstasi mereka yang membuat para pasang mata dunia terkagum dengan kemampuan mereka dalam bidang permusikan. Mulai dari Agnez Mo yang menjadi penyanyi Internasional, dan mulai memupuk prestasi dirinya pada bidang musik Internasional, yang mana berimbas kepada nama Indonesia yang selalu ada dalam ingatan para musisi Internasional.

Begitupun juga Anggun, yang juga menjadi musisi terkenal di kancah Internasional. Lagu-lagunya begitu menggema, dan tidak sedikit dari para pasang mata masyarakat dunia, mengagumi kemampuannya pada bidang permusikan.

Hal senada juga dilakukan oleh salah satu seniman musik tradisional yang mengolaborasikan antara angklung dan musik modern seperti sekarang. Hal tersebut berimbas pada alat musik angklung menjadi naik level.

Ialah Manshur Praditya, musisi asal Bandung, yang sudah mulai mengolaborasikan antara angklung dengan berbagai musik modern seperti sekarang sejak tahun 2016. Darinya, angklung bisa menjadi alat musik tradisional yang bisa memukau pasang mata dunia.

Instrumen Musik Tradisional Indonesia yang Terkenal sampai Kancah Internasional

Seperti yang sudah kita singgung, bahwasannya musisi tersebut membawa angklung menjadi salah satu instrument musik yang naik level, bahkan sudah terkenal sampai pada level internasional. Adapun beberapa instrument lainnya yang juga sangat terkenal sampai ke ranah dunia, antara lain:

  1. Gamelan

Alat musik yang berasal dari Pulau Jawa, Bali, dan sebagainya ini, juga terkenal hingga pada ranah Internasional. Salah satu prestasinya adalah Gamelan menjadi salah satu kurikulum wajib di beberapa Universitas ternama dunia. Seperti UCLA yang ada di Amerika Serikat, serta beberapa universitas ternama lainnya di Inggris.

  • Sasando

Alat musik ini juga mendapatkan penghargaan dari UNESCO. Sasando ini juga sudah melalang buana ke beberapa negara, yang mana salah satu seniman dari asal wilayah sasando ini, membawanya ke ajang pencarian bakat Asian Got Talent pada tahun 2015.