Film “Raya and The Last Dragon” Animasi Terbaru, Rilis!

0
192
Film
Foto: 21cineplex.com

Expose.ID – Film animasi terbaru Raya and The Last Dragon telah rilis.

Film Raya and The Last Dargon resmi tayang dan seluruh masyarakat bisa menikmatinya.

Sejak tanggal 3 Maret 2021 film animasi ini telah tayang di bioskop Indonesia.

Don Hall dan Carloz Lopez Estrada menjadi sutradara dari Film Amerika Serikat terbaru ini.

Adapun Qui Nguyen dan Adele lim menjadi penulis naskah dalam film.

Kelly Marie Tran membintangi film Animasi ini dan berperan sebagai tokoh utama.

Sedangkan Sang naga legendaris, Awkwafina mendapat peran penting tersebut.

Uniknya, pembuat film memproduksi sebagian besar proses film di rumah.

Mulai dari pembuatan animasi sampai pengisi suara tokoh dalam film.

seluruh masyarakat khususnya masyarakat Asia tenggara menanti rilisnya film ini.

Pasalnya, film ini terinspirasi dari cerita mitos yang ada di Asia Tenggara.

Dalam pencetusan ide, para pembuat film sampai riset ke enam negara di Asia Tenggara seperti Indonesia, Thailnd, Kamboja, Singapura, Laos dan Vietnam.

Bahkan, para seniman dan talenta asal negara Indonesia juga ikut terlibat dalam pembuatan film tersebut.

Seniman asal Indonesia, Griselda Sastrawinata berperan sebagai visual development artist bersama dengan Luis Logam sebagai story artist.

Selain itu, Dewa Berata dan Emiko Susilo seorang tokoh penggiat budaya menjadi bagian dari tim konsultan mengenai budaya Indonesia seperti tarian, upacara tradisional, serta musik gamelan.

Dengan perpaduan unik antara kekayaan budaya, adat, alam, serta nilai-nilai dalam kehidupan yang ada di dalam film, produser berharap dapat memberikan inspirasi kepada penonton.

Sinopsis tentang film Raya and The Last Dragon

Film Raya and The Last Dragon menggambarkan tentang usaha pejuang tangguh wanita bernama Raya dalam usaha pencarian naga untuk menyelamatkan dan memberi kedamaian kepada umat manusia.

Dahulu kala, naga dan manusia hidup secara berdampingan. Kemudian, ada kekuatan jahat muncul dan mengancam Negeri Kumandra.

Oleh karena itu, naga dengan kekuatannya mengorbankan nyawa demi menyelamatkan umat manusia.

Setelah 500 tahun berlalu, kekuatan jahat kembali muncul dan kembali mengancam Negeri Kumandra.

Seluruh warga Kumandra bergantung kepada Raya untuk menemukan naga terakhir yang bernama sisu.

Perjalanan Raya bersama dengan sahabatnya yang bernama Tuk-Tuk tidaklah mudah.

Petualangan perjalanan Raya penuh rintangan yang sangat seru dan menegangkan.

Ketika di tenggah perjalanan, Raya menemukan bayi ajaib yang sedang menangis, namun ketika ia dekati sang bayi menendang wajah raya sampai ia tersungkur.

Akhirnya, Raya membawa sang bayi untuk membantunya dengan kekuatan ajaib yang ia miliki.

Setelah perjalanan panjang, Raya dan sahabatnya akhirnya berhasil menemukan Sisu sang naga legendaris di dalam gua.

Lalu, bagaimana Raya dan Naga Sisu berhasil menyelesaikan petualangan untuk menyelamatkan umat manusia? Saksikan di bisokop kesayangan Anda.

Fakta-fakta menarik proses produksi film  

Terdapat beberapa fakta-fakta menarik dalam proses pembuatan film ini.

Berikut ini ada lima fakta menarik yang perlu Anda ketahui.

Pastinya akan menambah minat Anda dalam menonton film animasi terbaru ini.

Terinspirasi dari budaya Indonesia

Dalam film rilisan walt Disney ini mengadaptasi berbagai elemen-elemen budaya seperti motif batik, warna, makanan, adat, serta nilai.

Dari negara Indonesia, film ini mengadaptasi elemen budaya seperti wayang kulit, pencak silat, gamelan hingga rumah gadang.

Pastinya dalam mengadaptasi budaya Indonesia, pembuat film telah berkonsultasi dengan konsultan indonesia.

Kolaborasi dengan seniman batik Indonesia

Seniman batik Indonesia yaitu Batik House Iwan Tirta Private Collection.

Dalam film ini, memakai tiga jenis batik, yaitu Nogo Rogo, Nogo Poso, dan Kawung Gingsing.

Selain motif yang berbeda, batik menggunakan perpaduan dari warna biru, hijau, cokelat dan sentuhan warna merah.

Kolaborasi dengan artis penyanyi Indonesia

Via Vallen dan Raisa menjadi artis kebanggaan tanah air yang bernyanyi untuk soundtrack dalam film Raya and The Last Dragon.

Via vallen menyanyikan lagu berjudul kita bisa.

Lagu ini sudah bisa Anda nikmati pada seluruh situs musik sejak bulan Februari lalu.

Sedangkan Raisa berkolaborasi dengan rapper asal Asia Tenggara dan menyanyikan lagu yang berjudul Trust Again.

Anda dapat mendenggarkanya pada seluruh situs musik mulai tanggal 12 Maret.

Filmmaker keturunan Asia tenggara

Film Raya and The Last Dragon tidak hanya menyajikan elemen budaya dari berbagai negara di Asia tenggara.

para pembuat film khususnya pengisi suara dan penulis naskah juga memiliki hubungan dengan negara di Asia tenggara.

Pengisi suara tokoh utama kelly Marie keturunan Vietnam serta Awkwafina keturuan dari Singapura.

Begitu juga penulis naskah Adele lahir di Malasyia dan Qui Ngunyen lahir di Thailand.

Proses produksi film dari rumah

Dalam pembuatan film Raya and The Last Dragon, para pembuat film melakukan proses produksi dari rumah.

Hal ini karena proses pembuatan film dalam masa pandemik yang belum selesai.

Para pembuat film mengeksekusi ide melalui media.

Selain proses pembuatan animasi, para pengisi suara melakukan rekaman untuk suara tokoh animasi dari rumah.

Demikian ulasan mengenai film Raya and The Last Dragon.

film animasi keluarga ini tentunya sangat menarik untuk di tonton bersama-sama.

Saksikan filmnya yang tayang di bisokop atau Disney+ Hotstar. Jangan sampai ketinggalan.

Editor: Nani Triastuti