Fakta-fakta Dibalik Blockchain Technology

0
137
Segudang Manfaat di Balik Teknologi Blockchain | by Adytia Raflein |  Tokocrypto | Medium
www.medium.com

Fakta-fakta Dibalik Blockchain Technology

Di era milenial seperti sekarang ini, kebanyakan orang menggunakan e-money sebagai alat pembayaran. Kapan dan di mana saja Anda ingin menggunakannya, e-money siap memberi kemudahan itu.

Selain menggunakan e-money, mereka juga memakai kartu debit atau kartu kredit untuk membayar atau melakukan transaksi.

Semua alat pembayaran itu sebenarnya adalah perantara keuangan yang mengelola uang Anda. Sebut saja e-money dari sebuah perusahaan Startup atau kartu debit dan kartu kredit dari pihak bank.

Perusahaan Startup dan pihak bank yang mengeluarkan e-money dan kartu itulah, merupakan perantara keuangan yang mengatur uang Anda.

Termasuk dalam hal ini, perusahaan sekuritas yang menjadi perantara antara Anda dengan perusahaan dalam jual beli saham.

Dari sana mereka meminta sedikit imbalan pada Anda, yang kita kenal dengan biaya admin.

Sekarang bagaimana jika semua perantara keuangan tersebut tidak ada karena adanya satu sistem baru, di mana Anda bisa melakukan semua transaksi keuangan.

Namun, Anda tetap akan mendapat pencatatan yang baik, detail dan transparan, layaknya catatan keuangan yang bank lakukan. Kira-kira apakah hal tersebut mungkin terjadi?

Jika menurut Anda hal tersebut tidak akan mungkin terjadi, Anda salah. Karena faktanya  blockchain technology telah melakukan hal-hal tersebut.

Apa itu blockchain? Bagaimana cara kerjanya? Berikut ulasannya.

Fakta-Fakta Blockchain Technology

Sejarah dari Teknologi Blockchain

Berdasarkan sejarahnya, blockchain merupakan sebuah sistem berbasis teknologi. Sistem ini berupa catatan dalam buku besar atau ledger ultra transparan untuk menunjang sistem operasi bitcoin.

Sebagai mana yang kita ketahui bahwa bitcoin merupakan uang digital yang nilai 1 bitcoin sama dengan 1 dolar AS. Perdagangan uang digital bitcoin di bursa saham menuntut adanya sistem yang lebih transparan.

Bitcoin sebagai salah satu uang digital, kala itu belum banyak yang mengakuinya sepenuhnya sebagai alat pembayaran yang sah. Karena banyak kalangan menilai bitcoin sebagai uang yang belum memiliki wujud.

Teknologi Blockchain Adalah

Blockchain technology yang diterapkan oleh bitcoin itu selalu berhubungan dengan cryptocurrency atau nama mata uang digital yang paling inti yaitu kripto.

Sebenarnya ada 4 jenis mata uang digital yang termasuk ke dalam cryptocurrency, dan bitcoin adalah salah satu uang digital tersebut.

Jadi, antara bitcoin dan cryptocurrency memang merupakan satu kesatuan karena mereka akan selalu terhubung satu sama lain.

Kembali ke sistem blockchain, sistem inilah yang menyimpan seluruh data transaksi digital, di mana catatan transaksi tersebut terhubung dengan kriptografi.

Kriptografi atau ilmu kriptologi atau sandi sastra merupakan penulisan data atau catatan yang tersembunyi oleh suatu kelompok. Semua itu agar data tersebut aman dari pihak-pihak yang ingin merusak data.

Dalam sistem teknologi blockchain, ada banyak server yang mengelola catatan transaksi digital ini atau komputer besar yang saling terhubung dengan beberapa komputer lainnya.

Sehingga dapat dengan mudah melakukan komunikasi antar jaringan yang ada didalamnya.

Cara Kerja Teknologi Blockchain

Dengan sistem yang hanya berlaku pada jaringan di dalamnya, teknologi ini sangat aman, karena pihak luar yang tidak termasuk ke dalam jaringan, menjadi tidak dapat masuk dan meretas sistem ini.

Karena jika ada pihak lain ada yang mencoba untuk melakukan hal tersebut, pihak-pihak yang telah terhubung dalam jaringan tersebut akan segera mengetahuinya.

Adapun cara kerja dari blockchain technology adalah karena adanya hubungan antara blok sebagai tempat penyimpanan data, data lama dan baru serta miner.

Miner yaitu alat yang mengubah kode-kode unik, baik kode dari data lama dan kode untuk data baru yang masuk.

Hal ini agar pengamanan dapat berlangsung sempurna dan pihak-pihak yang berada dalam jaringan tersebut juga dapat mengetahui setiap perubahan kode yang terjadi.

Sederhananya adalah teknologi ini seperti google document.

Seperti yang kita tahu untuk masuk ke sebuah dokumen, pemilik dokumen bisa membuka kunci dan mempersilahkan orang lain atau timnya melihat dokumen miliknya.

Mereka juga bisa melakukan koreksi, membuat komentar bahkan mengedit dokumen tersebut.

Namun, tentunya blockchain sedikit lebih rumit dalam hal buka tutup kunci daripada google document.

Karena blockchain technology harus membuat kode terlebih dahulu, mencatat kode tersebut sebagai kunci terhadap data yang disimpan.

Ketika data transaksi akan bertambah ke blok penyimpanan, maka kode awal harus dijumlahkan dengan kode sebelumnya sehingga menghasilkan kode unik yang baru, begitu seterusnya.

Dengan kata lain, akan selalu ada verifikasi kode yang terjadi, manakala salah satu pihak yang ada dalam jaringan tersebut melakukan transaksi.

Kelebihan dari Teknologi Blockchain

Karena akan selalu ada perubahan kode untuk membuka dan menutup data yang tersimpan, maka kelebihan pertama dari teknologi blockchain adalah seluruh data transaksi yang tersimpan menjadi sangat aman.

Tidak akan ada yang bisa melakukan pembobolan terhadap sistem ini, artinya kecil kemungkinan sistem ini mudah rusak.

Selain itu, seluruh catatan data sangat detail dan sifatnya valid, serta anggota lain dapat mengetahui saat itu juga, artinya datanya benar-benar realtime. Hal inilah menutup celah, bagi siapa saja yang hendak melakukan korupsi.

Kelebihan ketiga dalam sistem ini adalah database dari sistem ini bersifat desentralisasi.

Artinya tidak ada lagi pihak ketiga yang menjadi pusat informasi atau penyimpanan data transaksi, atau penghubung antara pembeli dan penjual.

Dengan demikian, hilang pula biaya untuk pihak ketiga atau perantara tersebut. Ini tentu akan lebih menghemat pengeluaran.

Keunggulan selanjutnya, walau memerlukan kode untuk menyimpan setiap data transaksinya, sistem ini sangat mudah diakses.

Jika selama ini pihak ketiga, misalkan Bank, yang menyimpan seluruh data transaksi yang terjadi serta merahasiakannya pada publik.

Maka, tidak demikian dengan blockchain technology, sistem ini sangat transparan dalam laporan pada publik. Publik dapat mengetahui, walau mereka tidak memiliki akses masuk ke sistem ini.

Artinya sistem ini juga sangat transparan, sekalipun datanya tersimpan aman dan rapi. Selanjutnya, data yang tersimpan pun, tidak bisa diganti kembali. Ia akan kekal dan berada di blok penyimpanan selamanya.

Sebelum menambah anggota yang tergabung dalam jaringan tersebut, para anggota harus membuat kesepakatan lebih dahulu tentang validitas rantai yang menghubungkan blok satu dengan blok penyimpanan lainnya.

Oleh karenanya, jika ada anggota baru yang mau masuk bergabung, anggota lain yang sudah ada lebih dulu harus melakukan validasi terhadap blok baru tersebut.

Dengan kata lain, ada aturan khusus dan umum yang berlaku.

Walau demikian, keunggulan terakhir dari sistem ini adalah anggota yang baru bergabung dalam jaringan akan tetap mendapat salinan data dari awal pembentukan sistem hingga transaksi terakhir.

Demikian beberapa fakta penting yang harus Anda ketahui tentang apa itu blockchain technology.

Tentunya setiap kita tentu harus bersiap diri terhadap perubahan besar yang mungkin dapat segera terjadi dalam sistem transaksi keuangan, baik yang ada di dalam negeri maupun dunia secara gobal.

Editor : Duhita Apriyatni