Budidaya Bawang Merah, Metode Menanam yang Tepat

0
96
budidaya bawang merah
Ilustrasi Budidaya Bawang Merah (sumber: pixabay)

Expose.ID – Budidaya bawang merah termasuk sebagai salah satu jenis usaha yang menjanjikan. Bawang merah sendiri adalah jenis bumbu dapur yang sangat penting dalam sebuah masakan dan banyak orang yang menggunakannya. Maka tak heran jika harga jualnya relatif tetap stabil.

Pada umumnya, harga bawang merah cenderung tidak pernah turun. Bahkan, terkadang dapat menjadi mahal pada saat momen tertentu, misalnya pada Hari Raya atau menjelang akhir tahun. Bawang merah ini termasuk jenis tanaman yang cukup mudah dalam budidayanya maupun metode pemeliharaannya.

Cara Budidaya Bawang Merah Anti Gagal Hingga Panen

Bagi Anda yang mungkin tertarik untuk mulai agribisnis tanaman bawang merah, pastikan Anda mengetahui cara dan metodenya terlebih dahulu.

Jika Anda telah mengetahui caranya, maka bawang merah yang Anda tanam bisa panen secara tepat waktu. Hasil panennya pun terbaik serta berkualitas tinggi.

Yuk simak informasi berikut ini mengenai langkah mudah dalam budidaya bawang merah anti gagal hingga panen berlimpah.

Pilih Bibit Berkualitas Terbaik

Hal terpenting dalam menanam bawang merah yang utama adalah pemilihan bibit atau umbi yang memiliki kualitas terbaik.

Karena, bawang merah tergolong jenis tumbuhan yang penanamannya yaitu dengan cara memanfaatkan umbi sebagai bahan bibitnya. Maka dari itu, umbi untuk bibit bawang merah harus berkualitas agar dapat tumbuh dengan baik.

Setiap umbi yang akan menjadi bakal bibit harus memiliki berat sekitar 3 hingga 4 gram. Bibit juga perlu Anda rendam dulu dengan menggunakan cairan berupa hormon organik kurang lebih selama 10 menit. Hal ini penting Anda lakukan satu hari sebelum adanya proses tanam.

Baca:  Lukisan Gua Tertua di Dunia Ditemukan di Sulawesi

Mengolah Lahan Sebaik Mungkin

Cara budidaya bawang merah berikutnya yaitu mempersiapkan lahan yang baik kondisinya. Anda perlu mengolah tanah terlebih dahulu dengan cara membajaknya hingga mencapai kedalaman 30 cm.

Selanjutnya, Anda taburkan pupuk kandang, kemudian serbuk Gliocladium serta Trichoderma ke lapisan tanah. Setelah itu, Anda diamkan atau biarkan lahan tersebut selama seminggu.

Langkah terakhir, Anda harus membuat bedengan dengan ketinggian 30 cm dan lebar 75 cm. Jangan lupa juga memasang mulsa plastik agar menjaga kelembaban tanah serta mencegah rumput liar yang tumbuh pada tanah.

Penanaman Bibit dengan Metode yang Tepat

Dalam penanaman bibit yang tepat, Anda harus membasahi tanah dengan air terlebih dahulu. Selanjutnya, buatlah lubang pada tanah dengan memiliki kedalaman serta jarak sesuai bibit yang ingin Anda masukkan.

Agar metode budidaya bawang merah berhasil dengan baik, maka setiap jarak antar tanaman perlu Anda buat antara 15 x 15 cm, 15 x 20 cm, atau sekitar 20 x 20 cm. Setelah itu, bibit yang telah siap harus Anda masukkan ke dalam tanah dangkal.

Pelihara Pertumbuhan Bawang Merah dengan Cermat

Dalam menjalankan agribisnis bawang merah, maka sangatlah penting untuk memperhatikan pemeliharaannya. Tanaman ini membutuhkan penyemprotan yaitu POC GDM dengan intensitas seminggu sekali pada setiap tangkalnya.

Penyemprotan perlu Anda lakukan sebanyak 2 gelas setiap pagi dan sore hari agar nutrisinya dapat terpenuhi. Penyiraman sebaiknya juga Anda lakukan pada pagi dan sore hari atau setelah hujan agar mencegah munculnya hama.

Baca:  Jenis Backlink yang Disukai Google

Setelah tanaman berusia 10 hari, 20 hari serta 35 hari maka alangkah baiknya Anda berikan pupuk anorganik jika perlu. Penggunaan pestisida kimia untuk budidaya bawang merah termasuk opsi terakhir yang bisa Anda lakukan.

Selain itu, Anda harus memotong daun yang termakan ulat. Anda juga perlu menaburi bibit menggunakan serbuk Trichoderma  dan Gliocladium, dan beragam pengaplikasian lainnya.

Prediksi Waktu Panen

Secara umum, bawang merah dapat Anda panen pada hari ke-70 adan hari ke-80 setelah tanam. Bawang merah yang telah siap panen akan terlihat dari umbinya sehingga menyembul ke atas permukaan tanah dan daunnya pun ikut merebah.

Peluang Usaha Agribisnis Bawang Merah

Selain bermanfaat sebagai bumbu dapur, fungsi bawang merah juga bermanfaat bagi tubuh karena memiliki kandungan yang baik untuk kesehatan. Bawang merah ini terdapat kandungan vitamin C, B6 serta B9.

Bawang ini juga bermanfaat sebagai obat alami untuk meredakan beragam jenis penyakit. Manfaatnya juga penting untuk membantu penyerapan zat besi ke dalam tubuh sehingga akan membantu pembentukan pada sel darah merah.

Dengan beragam manfaat yang ada pada bawang merah menjadikan bahan alami ini sebagai jenis tanaman yang sangat penting bagi masyarakat. Jika Anda telah memiliki pengetahuan serta pengalaman bercocok tanam, Anda dapat menjalankan agrobisnis ini supaya menguntungkan.

Nah, demikianlah infomasi mengenai cara budidaya bawang merah. Bagi Anda yang tertarik ingin menjalankan usaha budidaya bawang merah ini maka dapat memulainya dengan modal kecil saja. Agrobisnis bawang  ini memiliki peluang usaha yang cukup besar dan berjangka panjang hingga masa mendatang. (CW001)

Baca:  Cara Edit Foto Jadi Anime dan Rekomendasi Aplikasinya

Editor : Deviani Hidayati