Bahan Alami Pengusir Tungau Kasur ini Terbukti Ampuh

0
125
Bahan Alami Pengusir Tungau Kasur ini Terbukti Ampuh

Ekspose.ID – Bahan Alami Pengusir Tungau Kasur ini Terbukti Ampuh. Tungau adalah serangga atau kutu yang biasa hidup diantara lipatan-lipatan kasur.

Tanpa disadari, kutu kasur ini biasanya menyerang bagian-bagian tubuh saat anda tidur di kasur yang jarang dibersihka.

Bekas gigitan tungau kasur ini biasanya baru disadari ketika ada warna kemerahan atau ruam di kulit yang muncul di beberapa bagian tubuh.

Kutu kasur ini bisa dibasmi dengan bahan alami pengusir tungau. Atau juga dengan rutin membersihkan kasur menggunakan vakum atau pestisida.

Bahan Alami Pengusir Tungau

Baking Soda

Baking soda ternyata bisa dijadikan bahan alami untuk mengusir tungau. Caranya, yakni dengan menaburkan baking soda ke sisi kasur.

Lakukan upaya ini dalam beberapa kali dalam beberapa hari, agar serangga ordo archarina atau kutu kasur ini mati.

Menurut penelitian, baking soda bisa menyerap kadar air pada kulit tungau. Kemampuan inilah yang kemudian menyebabkan tungau mati akibat dehidrasi.

Tea Tree Oil

Cara membasi tungau yang pertama adalah dengan menggunakan bahan alami seperti tea tree oil atau minyak pohon teh.

Teteskan tea tree oil sebanyak 20 tetes dan campurkan dengan 200 mililiter air. Selanjutnya, semprotkan larutan minyak pohon teh ini ke lipatan-lipatan kasur yang dihuni tungau.

Aroma minyak pohon teh ini memiliki kemampuan untuk membasmi tungau. Aroma minyak ini juga mampu menyamarkan aroma manusia yang sangat disukai tungau.  

Daun Lavender

Bahan alami pegusir tungau selanjutnya yakni daun lavender. Ya, aroma daun lavender memang sangat tidak disukai tungau.

Aroma menyengat dari daun lavender ini mampu membuat tungau terganggu dan menyingkir dari kasur.

Anda bisa meletakkan daun lavender yang sudah kering di sekeliling kasur. Biarkan selama beberapa waktu sampai tungau benar-benar menghilang.

Cuka

Bahan alami pengusir tungau selanjutnya yakni cuka. Cuka memiliki aroma yang sangat kuat yang tidak disukai tungau.

Anda bisa memanfaatkan cuka untuk mengusir tungau dari kasur. Caranya yakni dengan menyemprotkan cuka pada bagian sisi kasur atau di sarang tungau.

Lakukan upaya ini sampai tungau benar-benar pergi dari kasur yang selama ini dijadikan sarang tungau.

Ciri-ciri Gigitan Tungau Kasur

Contoh gigitan tungau kasur. (Foto: Ist/ Net)

Secara medis, gigitan tungai tidaklah membahayakan. Haya saja, iritasi dan rasa gatal akibat gigitan tungau sangat mengganggu.

Lebih parahnya lagi, aktifitas serta penampilan anda bisa terganggu akibat luka dan bekas gigitan tungau kasur ini.

Tungau sendiri memiliki bayak spesies. Artinya, gejala serta akibat gigitan kutu kasur inipun bermacam-macam.

Tungau yang paling sering dijumpai diantaranya spesies tungau debu rumahan, sarcoptes scabiei, dan demodex. Spesies ini juga mampu memberik efek luka dan gatal yang lumayan nyeri.

Spesies lain yang efeknya serupa yakni tungau tikus, tungau burung, tungau babi dan tungau jerami.

Cara Mengatasi Gigigitan Tungau

Sarcoptes Scabiei

Gejala gigitan Tungau Sarcoptes Scabiei adalah rasa gatal pada bagian kulit. Khususnya pada bagian lipatan-lipatan kulit seperti area vital, sela-sela jari, pergelangan, telapak tangak, leher, tulang belikat, ketiak, siku dan lainnya.

Spesies tungau Sarcoptes Scabiei ini juga menyebabkan skabies atau kudis. Caranya yakni dengan menggigit dan membuat terowongan di kulit.

Rasa gatal akibat kudis yang disebabkan spesies tungau kasur ini cenderung semakin parah pada saat malam hari.

Gigitan akibat tungau ini juga bisa menyebabkan kulit melepuh kemerah-merahan serta berair.

Jangan menggaruk kulit yang sudah terlanjur iritasi. Alasannya karena skabies yang sudah parah bisa berkembang menjadi infeksi bakteri seperti impetigo.

Untuk mengatasi infeksi akibat gigitan tungau kasur ini, Anda perlu penanganan ahli dari dokter. Obatnya, baik berupa obat oles krim atau losion pembasmi tungau.

Bisa jadi, obat oral untuk mengendalikan gatal dan bengkak pada kulit. Umumnya, resep untuk mengobati skabies dari dokter yakni losion lindane, krim permethrin, dan krim crotamiton.

Penyakit akibat gigitan tungau ini sangat mudah menular. Untuk itu, orang yang tinggal satu rumah dengan pasien skabies, juga memerlukan pengobatan.

Jika sudah terdiagnosis skabies, pastikan Anda memakai obat yang dianjurkan sesuai dengan petunjuk dokter.

Dan untuk mencegah kembali gigitan tungau, anda disarankan merendam dan mencuci pakaian, sprei, dan handuk dengan air panas mendidih.

Kemudian jemur pakaian, sprei, dan handuk tersebut di bawah sinar matahari untuk memastikan tungau mati.

Demodex

Spesies tungau demodex ini sering ditemukan di dahi, kulit wajah, sisi hidung, lubang telinga, kelopak mata, bulu mata dan folikel rambut.

Gigitan tungau demodex dapat mengakibatkan gatal, kulit terasa panas dan perih, iritasi, kemerahan, kulit menjadi sensitif, folikulitis, eksim, dan pigmentasi pada kulit.

Gigitan tungau demodex bisa diatasi dengan menggunakan perawatan rumahan maupun obat dengan atau tanpa resep dokter.

Perawatan rumahan;
Manfaatkan sampo bayi untuk membersihkan bulu mata dan mencuci rambut.
Manfaatkan tea tree oil untuk membasmi sisa telur tungau.
Bersihkan wajah dua kali sehari pakai pembersih wajah.
Hindari pemakaian produk riasan berbahan dasar minyak.
Rawat kulit wajah secara berkala.
Gunakan obat oles (krim/ losion).

Ingat, periksakan segera ke dokter seandainya iritasi karena gigitan tungau kasur semakin bertambah parah. Selain itu, rajin dan rutin membersihkan rumah dan tempat tidur adalah faktor terpenting.

Tungau Debu

Tungau ini adalah hewan arthropoda (buku-buku). Ukurannya sangat kecil jadi hanya bisa dilihat dengan mikroskop.

Tungau debu umumnya hidup dan berkembang biak di lingkungan yang hangat dan lembap. Contohnya seperti di kasur atau tempat tidur, serta perabotan seperti karpet, tirai dan sofa.

Makanan tungau debu ini adalah berupa serpihan kulit manusia dan hewan peliharaan.

Bagi mayoritas orang, tungau debu adalah alergen (zat pemicu alergi). Gigitan tungau debu ini bisa menyebabkan reaksi alergi. Bahkan sekalipun tungau debu ini sudah mati.

Penderita asma bisa terkena imbas jika terkena tungau debu. Tungau ini bisa memicu gejala sesak napas, batuk, nyeri dada, dan mengi atau napas berbunyi.

Hindari paparan tungau debu merupakan cara terbaik untuk pengobatan alergi dan gigitan tungau debu.

Obat yang bisa digunakan untuk mengatasi gigitan tungau debu adalah antihistamin, dekongestan, antagonis reseptor leukotrien, kortikosteroid, dan cromolyn sodium.

Selain itu,  SCIT atau suntikan imunoterapi alergi subkutan, juga mampu mengatasi gejala akibat gigitan tungau debu. Tapi, pastikan sebelumnya sudah konsultasi degan dokter.

Untuk mengurangi populasi tungau debu di rumah, ada baiknya anda melakukan upaya-upaya berikut ini;
Gunakan AC (air conditioner).
Bungkus atau lapisi atau kasur serta bantal guling dengan penahan debu.
Cuci sprei, sarung bantal, dan selimut secara rutin dengan air panas.
Pakai lap basah saat membersihkan debu atau perabot rumah tangga.
Pastikan mengenakan masker sat membersihkan rumah dan perabot rumah lainnya.

Tanda Keberadaan Tungau di Rumah

Tanda keberadaan tungau di rumah. (Foto: Ist/ Net)

Bukan berbarti jorok kalau di rumah atau di kasur ada tungau. Soalnya, tungau atau kutu kasur memang bisa berpindah-pindah tempat.

Bahkan, tungau bisa ditemukan di rumah yang kebersihannya terjaga sekalipun. Terlebih di rumah yang kebersihannya asal.

Lalu, bagaimana cara mengetahui keberadaan tungau di rumah? Berikut ini tanda-tandanya;

Tidur Tidak Nyenyak

Orang yang digigit dan darahnya diisap tungau biasanya mengalami gangguan tidur, sehingga tidurnya tidak nyenyak. Bahkan, reaksi parahnya bisa membuat orang sesak nafas, stress dan alergi.

Gatal saat Tidur

Ketika saat tidur tiba-tiba kulit terasa gatal seperti gigitan serangga, hal itu menjadi salah satu tanda adanya kutu atau tungau di kasur.

Saat orang tidur malam hari, saat itulah tungau atau kutu kasur biasanya aktif. Karena pada malam hari, tungau bisa leluasa menggigit dan mengisap darah orang.

Bercak Gelap di Kasur

Bercak gelap di kasur bisa jadi merupakan kotoran tungau. Coba cek apakah bercak berwarna gelap itu ada di kasur anda atau tidak!

Butiran Putih Mirip Selasih

Cek jahitan dan lipatan pada kasur. Jika anda menemukan butiran putih atau kuning pucat mirip selasih, besar kemungkinan itulah telur tungau.  

Biasanya, selain telur juga ada juga kulit mati tungau. Kulit mati ini merupakan sisa hasil pergantian kulit tungau yang beranjak dewasa.  

Aroma Khas Tungau

Kasur yang dijadikan sarang tungau akan mengeluarkan aroma yang khas. Biasanya, aromanya menyerupai bau ketumbar. Aroma tersebut menandakan keberadaan tungau.  

Bentuk Gigitan Tungau

Periksa ruam kemerah-kemerahan yang terasa gatal dan perih pada kulit. Karena biasanya, tungau kasur aktif menggigit orang saat malam hari. Khususnya di bagian tubuh yang terbuka.  ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here