Angka RLS di Ciamis Rendah, Ini Alasan Program Gemas Diluncurkan

0
290
Angka RLS di Ciamis Rendah, Ini Alasan Program Gemas Diluncurkan

Ekspose.ID – Angka Rata-rata Lama Sekolah atau Angka RLS di Ciamis masih rendah, Pemerintah Kabupaten Ciamis meluncurkan program Gemas atau Gerakan Masyarakat Ayo Sekolah Sejahtera, Selasa (19/11/2019).

Saat ini, angka RLS di Ciamis tercatat berada di kisaran 7,9 tahun. Untuk meningkatkannya ke angka 9 tahun, Pemkab Ciamis membuat gebrakan dengan meluncurkan program Gemas tersebut.

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, saat peluncuran program Gemas, bersamaan dengan peringatan Hari Aksara Internasional atau HAI ke 54 tingkat kabupaten, di Gedung Islamic Center Ciamis, membenarkan hal tersebut.    

Dongkrak Angka RLS

Herdiat menegaskan, program Gerakan Ayo Sekolah Sejahtera atau Gemas sengaja diluncurkan dengan tujuan untuk mendongkrak atau meningkatkan angka RLS.

Baca:  Festival Rengkuh Galuh Riksa Budaya Jabar Digelar di Ciamis

Pemkab Ciamis, kata Herdiat, mempunyai target pada kurun waktu lima tahun kedepan, angka RLS di Ciamis naik di angka 9 tahun.

Untuk itulah, Pemkab Ciamis mengimbau masyarakat yang masih berada di usia belajar atau usia sekolah, untuk kembali belajar dan mengenyam pendidikan.  

Pada kesempatan itu, Herdiat mengungkapkan, ada banyak cara untuk masyarakat kembali mengenyam pendidikan. Seandainya tidak lewat formal, bisa menjalani pendidikan melalui non-formal atau program kesetaraan.

Herdiat juga menegaskan, Pemkab Ciamis akan memberikan perhatian khusus bahkan bantuan bagi masyarakat yang tidak mampu. Asalkan, masyarakat mau kembali mengikuti dan menjalani pendidikan.

Bagian Agenda Penting

Menurut Herdiat, peningkatan angka RLS di Ciamis menjadi bagian dari agenda penting Pemkab Ciamis selama periode kepemimpinannya.

Baca:  Riksa Budaya Jabar, Identitas Tatar Pasundan

Terlebih, saat ini, lanjut Herdiat, sarana dan prasarana penunjang gerakan literasi di Kabupaten Ciamis sudah difasilitasi oleh pemerintah daerah. Bisa dibuktikan, di setiap pelosok desa, terdapat perpustakaan, termasuk di taman baca dan pusat keramaian.

Terkait angka buta aksara, Kabupaten Ciamis saat ini berada di angka 99,97 persen. Dengan kata lain, angka buta aksara di Kabupaten Ciamis cukup rendah atau terbilang sangat kecil.

Herdiat juga menegaskan, Pemkab Ciamis tidak akan main-main dalam hal pemberantasan buta aksara. Selain baca tulis huruf latin, Pemkab Ciamis juga ingin masyarakat belajar mendalami baca tulis al qur`an.

Program ini bisa direalisasikan atau diwujudkan melalui program magrib mengaji yang belakangan ini sudah diluncurkan Pemkab Ciamis. ***

Baca:  Pemkab Ciamis Luncurkan Program Gemas di HAI ke 54

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here