Alibaba Group, Konglomerat Multinasional Tiongkok

0
70
Foto : viva.co.id

Ekspose.ID – Alibaba Group, Konglomerat Multinasional Tiongkok. Alibaba Group, Konglomerat Multinasional Cina. Alibaba merupakan industri Ecommerce yang berdiri di Cina. Fokus bisnis dari industri ini yakni menghubungkan antara pelakon usaha kecil serta menengah lewat sistem B2B ataupun Business to Business.

Harapannya dengan kerjasama ini perkembangan bisnis terus menjadi pesat yang akibatnya bisnis tidak cuma diketahui di Cina namun pula ke luar Cina. Konsep inilah yang sejatinya jadi prioritas bisnis Alibaba.

Industri Ali Baba didirikan oleh usahawan top asal Cina. Namanya yaitu Jack Ma. Dia ialah pengusaha kelas kakap yang namanya masuk catatan orang terkaya di dunia. Apalagi cerita hidupnya sudah abadi dalam sebuah buku serta jadi inspirasi seluruh orang.

Sejarah Alibaba Group

Industri Alibaba berdiri karena ada hubungannya dengan kunjungan Jack Ma Ke Amerika Serikat. Tepatnya pada tahun 1995. Uniknya kunjungan tersebut tidak terdapat hubungannya dengan bisnis melainkan selaku penterjemah ataupun transletter.

Dalam kunjungannya tersebut Jack Ma mengenal internet  secara tidak terencana lewat kawannya. Suatu fitur teknologi yang kala itu, masih belum tersebar luas di Cina. Dari cerita kawannya tersebut, internet merupakan tempatnya berbagai data dari segala dunia yang dapat dengan gampang untuk aksesnya. Apalagi semua data pasti terdapat di internet.

Karena tertarik dengan bahasa persuasif tersebut, Jack Ma mulai mengeceknya dengan memasukkan Keyword“ Cina”. Sayang nyatanya tidak terdapat satupun data yang timbul dari komputernya.

Sebab hal seperti itu, Jack Ma tertarik buat jadi pengunggah pertama kali berkaitan dengan Cina. Hingga dia mulai merencanakan untuk membuat suatu halaman yang bernama Cina Pages.

Impian ini mulai dia jalankan sepulang dari Amerika, tetapi hasilnya masih nihil sebab sedikitnya kerjasama. Tetapi Jack Ma sosok orang yang tak pantang menyerah, dia terus mengusahakan semua mimpinya itu. Berjalanya waktu semua impian itu jadi kenyataan dengan terlihatnya kejayaan Jack Ma dengan perusahaan besarnya Alibaba.

Profile Jack Ma Pendiri Alibaba

Jack Ma merupakan salah satu orang terkaya di dunia yang berasal dari Cina. Laki- laki kelahiran Hangzhou, 10 September 1964 ini mempunyai harta sampai 38,3 miliyar dollar( 2018) sehabis sukses mendirikan serta jadi CEO Alibaba Group, industri e- commerce terbanyak di Cina. Kesuksesan Jack Ma buatnya masuk dalam catatan orang sangat berpengaruh di dunia pada tahun 2015, tepatnya terletak di urutan ke- 22.

Pada mulanya, Alibaba, nama online marketplace Jack Ma, cuma suatu marketplace kecil yang sukses didirikan pada tahun 1999. Tetapi, kegigihan serta kerja keras Jack Ma berbuah manis sampai ia sukses jadi orang terkaya di Cina sampai saat ini. Pada tahun 2014, online marketplace miliknya sukses selaku online marketplace tersukses dengan keuntungan IPO menggapai Rp 289, 9 triliun.

Usaha Alibaba Group

Berikut ini merupakan perusahaan- perusahaan Alibaba yang sebagian di antara lain sudah mengoperasikan bisnisnya secara global

1. Lazada

Pada Juni 2016, Lazada jadi salah satu industri Alibaba. Dana sebesar US$1 miliyar di suntik Alibaba Group ke platform ecommerce yang berkantor pusat di Singapore ini. Alibaba Group setelah itu menyuntikkan dana lagi pada 2017 sebesar US$1 miliyar. Suntikan dana ini membuat Alibaba mempunyai 83 persen saham Lazada. Setelah itu menyalurkan dana lagi sebesar US$2 miliyar ke Lazada Group SA pada Maret 2018.

2. South Cina Morning Post

Pada 5 April 2016, South Cina Morning Post formal jadi industri Alibaba. Media kabar yang di rintis Tse Tsan- tai pada 6 November 1903 ini awal mulanya milik“ Raja Media” Rupert Murdoch. Kemudian di akuisisi“ Raja Real Estate Malaysia” Robert Kuok pada tahun 1993.

Hingga kesimpulannya kepemilikannya berpindah ke Alibaba Group secara bertahap. Alibaba mulai melaksanakan pembelian pada Desember 2015 dengan dana dekat US$264 juta. Saat ini South Cina Morning Post sudah bergeser ke media digital yang leluasa di akses siapa saja.

3. AutoNavi

Industri yang satu ini terkenal selaku industri penyedia peta serta navigasi asal Cina. Pada 2014, AutoNavi formal menyandang status selaku industri Alibaba. Industri yang didirikan pada tahun 2001 jadi penyedia informasi pemetaan buat Google semenjak tahun 2006. AutoNavi pula jadi penyedia informasi pemetaan buat Apple. Sepanjang ini aplikasi AutoNavi sudah terdapat lebih dari 100 juta pengguna.

4. Taobao

Industri ini dari dini memanglah sudah jadi industri Alibaba. Taobao terjadi pada Mei 2003 selaku web belanja online di Cina. Taobao berikan sarana belanja consumer- to- consumer( C2C).

Meski berikan pelayanan berbahasa Cina, Taobao nyatanya pula menerima akan transaksi dari berbagai negara yang lainnya. Pada tahun 2017, Taobao ini mencatatkan volume transaksi sampai 3 triliun yuan.

5. Alipay

Begitu pula dengan industri ini yang sudah jadi industri Alibaba sedari dini. Alipay berdiri selaku platform pembayaran online semenjak 2004 oleh Jack Ma. Pengguna Alipay sudah menggapai lebih dari 400 juta. Malahan pada 2013, Alipay sudah menggeser posisi PayPal selaku platform pembayaran online terbanyak di dunia. Alipay mengklaim sudah tersambung ke 65 lembaga keuangan, semacam MasterCard serta Visa.

6. Alibaba Pictures Group

Tadinya, industri perfilman ini bernama ChinaVision Media. Tetapi, pada 2014, namanya berganti jadi Alibaba Pictures Group. Hampir 60 persen sahamnya dipegang Alibaba Group yang dibeli dengan nilai US$804 juta.

Nilai industri Alibaba ini pada 2015 tercatat menggapai US$9, 6 miliyar. Meski dominan di dunia perfilman Cina, Alibaba Pictures Group memberi tahu kerugian sebesar US$83, 7 juta pada November 2017.

7. Aliwangwang serta Laiwang

Alibaba Group pada 2004 menghadirkan layanan pesan praktis buat mempermudah interaksi penjual serta pelanggan di Taobao secara online. Kabarnya nih Aliwangwang jadi platform pengirim pesan praktis terbanyak kedua di Cina.

Pada tahun 2013, sebuah layanan pesan yang lainnya telah ada oleh Alibaba dengan sebuah nama Laiwang. Aplikasi ini muncul selaku sebagai pesaing dari aplikasi Tencent serta juga WeChat.

8. Ali Health Information Technology

Alibaba Group pula merintis industri di bidang kesehatan bernama Ali Health Information Technology. Industri ini mulai beroperasi semenjak 2014.

Alibaba emang lagi sungguh- sungguh menggarap bisnis kesehatan dengan meningkatkan platform perawatan kesehatan. Gak tanggung- tanggung, Alibaba hingga menghasilkan dana sebanyak US$448, 3 juta.